Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan PSAK 16 pada Perusahaan Perkebunan

Authors

  • Devi Maya Sofa Universitas Teknologi Surabaya

Keywords:

Aset Tetap, PSAK 16, Perusahaan Perkebunan, Perlakuan Akuntansi, Laporan Keuangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif perkembangan riset tentang perlakuan
akuntansi aset tetap berdasarkan PSAK 16 dalam konteks perusahaan perkebunan di Indonesia.
Kompleksitas karakteristik aset tetap pada sektor perkebunan yang meliputi tanaman perkebunan,
infrastruktur lahan, serta mesin dan peralatan pengolahan menimbulkan pertanyaan mendasar
mengenai sejauh mana penerapan PSAK 16 telah mampu mencerminkan kondisi ekonomi aset secara
akurat dan relevan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis
artikel jurnal terindeks Scopus dan SINTA yang diterbitkan pada periode 2018–2023. Hasil sintesis
menunjukkan tiga tema dominan: (1) dinamika penerapan PSAK 16 dalam pengakuan, pengukuran,
dan penyajian aset tetap pada perusahaan perkebunan, (2) faktor-faktor moderasi dan mediasi yang
memengaruhi kualitas perlakuan akuntansi aset tetap, serta (3) implikasi pemilihan model pengukuran
biaya historis versus revaluasi terhadap relevansi dan keandalan laporan keuangan perusahaan
perkebunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun PSAK 16 telah memberikan kerangka yang
cukup komprehensif, implementasinya pada perusahaan perkebunan masih menghadapi tantangan
signifikan terutama dalam penentuan masa manfaat tanaman, metode penyusutan yang tepat, dan
konsistensi pemilihan model pengukuran aset. Penguatan kapasitas sumber daya manusia akuntansi,
pengembangan panduan implementasi PSAK 16 yang spesifik untuk sektor perkebunan, dan
peningkatan kualitas pengawasan auditor menjadi rekomendasi utama penelitian ini.

References

Anggraini, F., & Kusumawati, D. (2022). Kualitas audit, spesialisasi industri, dan kepatuhan PSAK 16

pada perusahaan perkebunan. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 26(1), 55–72.

Bungin, B. (2022). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial

lainnya (Edisi ke-3). Kencana Prenada Media Group.

Firmansyah, A., & Dewanti, R. (2022). Kebijakan revaluasi aset tetap, insentif pajak, dan implikasinya

terhadap pelaporan keuangan perusahaan perkebunan. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 25(2),

145–162.

Handayani, S., & Wulandari, T. (2021). Struktur kepemilikan, tata kelola perusahaan, dan kualitas

implementasi PSAK 16. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(1), 88–105.

Handoko, P., & Setiawan, R. (2022). Klasifikasi tanaman produktif pasca-amendemen PSAK 16 dan

PSAK 69 pada perusahaan perkebunan kelapa sawit di BEI. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 24(2),

99–116.

Kurniawan, A., & Maharani, D. (2022). Penerapan PSAK 16 pada perusahaan perkebunan

multinasional: Konsistensi kebijakan dan kualitas pelaporan. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 14(2),

77–94.

Lestari, M., & Wibowo, S. (2023). Kapitalisasi biaya pengembangan lahan dan kesesuaiannya dengan

PSAK 16 pada perusahaan perkebunan. Jurnal Dinamika Akuntansi, 15(1), 44–61.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Noor, J. (2021). Metodologi penelitian: Skripsi, tesis, disertasi, dan karya ilmiah. Kencana Prenada

Media Group.

Nugroho, F., & Santoso, B. (2023). Kepemilikan keluarga, fleksibilitas interpretasi PSAK 16, dan

implikasinya terhadap kualitas laba. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 11(2), 188–205.

Pratama, D., & Rahayu, S. (2021). Kompetensi sumber daya manusia akuntansi dan kualitas

implementasi PSAK 16 pada perusahaan perkebunan. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 19(1),

67–84.

Pratiwi, A., & Setiawan, B. (2022). Metode penyusutan aset tetap, kesesuaian dengan pola konsumsi

manfaat ekonomis, dan dampaknya terhadap kualitas laba. Media Riset Akuntansi, Auditing &

Informasi, 22(2), 144–161.

Rahmawati, S., & Kusuma, H. (2022). Pemilihan model pengukuran aset tetap dan relevansi nilai

laporan keuangan perusahaan perkebunan di BEI. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia,

19(1), 33–50.

Santoso, P., & Pertiwi, A. (2021). Model revaluasi aset tetap, nilai wajar lahan perkebunan, dan

relevansi laporan keuangan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(2), 122–139.

Setiabudi, R., & Ratnasari, E. (2022). Komite audit, pengawasan kebijakan akuntansi aset tetap, dan

manajemen laba pada perusahaan perkebunan. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis, 9(2), 99

116.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Wibowo, T., & Anggraini, F. (2023). Konsistensi model revaluasi, kompetensi penilai independen, dan

kualitas pelaporan aset tetap perkebunan. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 26(1), 55–72.

Wijaya, H., & Nurhayati, S. (2021). Estimasi masa manfaat tanaman perkebunan, variasi asumsi

agronomis, dan dampaknya terhadap kewajaran laba. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 21(2), 88–105.

Downloads

Published

2023-12-02

How to Cite

Devi Maya Sofa. (2023). Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan PSAK 16 pada Perusahaan Perkebunan . JURASIMA, 1(3), 52–57. Retrieved from https://journal-feb.utssurabaya.ac.id/index.php/JURASIMA/article/view/79

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>