Hambatan UMKM Dalam Memenuhi Persyaratan Akuntansi Untuk Pengajuan Kredit Perbankan
Keywords:
Hambatan Akuntansi, UMKM, Kredit Perbankan, BPR, Jawa Timur, SAK EMKMAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif hambatan yang dihadapi UMKM dalam
memenuhi persyaratan akuntansi untuk pengajuan kredit perbankan, dengan fokus pada konteks Bank
Perkreditan Rakyat (BPR) di Provinsi Jawa Timur. Meningkatnya kebutuhan UMKM terhadap akses
pembiayaan formal memunculkan pertanyaan mendasar mengenai sejauh mana kesiapan akuntansi
UMKM mampu memenuhi standar kelayakan kredit yang ditetapkan lembaga perbankan. Metode yang
digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis artikel jurnal terindeks Scopus dan
SINTA yang diterbitkan pada periode 2018–2024. Hasil sintesis menunjukkan tiga tema dominan: (1)
tipologi dan karakteristik hambatan akuntansi UMKM dalam proses pengajuan kredit perbankan, (2)
faktor-faktor moderasi yang memengaruhi hubungan antara kesiapan akuntansi UMKM dengan
keberhasilan akses kredit BPR, serta (3) implikasi penerapan standar pelaporan SAK EMKM terhadap
kelayakan kredit dan kualitas informasi keuangan UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
meskipun SAK EMKM telah dirancang untuk menyederhanakan pelaporan keuangan UMKM,
hambatan struktural berupa keterbatasan literasi akuntansi, ketiadaan pemisahan keuangan pribadi dan
usaha, serta resistensi terhadap formalisasi pencatatan masih menjadi penghalang utama akses kredit
UMKM di BPR Jawa Timur. Penguatan program pendampingan akuntansi berbasis komunitas,
penyesuaian persyaratan kredit BPR yang lebih akomodatif terhadap karakteristik UMKM, serta
peningkatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan menjadi
rekomendasi utama penelitian ini.
References
Andrianto, B., & Wijayanti, S. (2023). Persepsi kompleksitas kepatuhan akuntansi dan adopsi SAK
EMKM pada UMKM sektor informal Jawa Timur. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia,
20(1), 33–50.
Aprilia, A., Lilianti, E., & Saladin, H. (2023). Analisis Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan
SAK EMKM Pada Dekultur Coffee Di Kota Palembang. Jurnal Media Akuntansi, 6(1), 16–29.
Awalin, D. K. (2018). Analisis Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan SAK EMKM
(Studi Kasus Di Surabaya). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 53(9), 1689
1699.
Bungin, B. (2022). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial
lainnya (Edisi ke-3). Kencana Prenada Media Group.
Hapsoro, D., & Suryandari, E. (2022). Pemisahan keuangan pribadi dan usaha pada UMKM: Hambatan
implementasi dan dampaknya terhadap akses kredit. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), 88
105.
Hidayat, R., & Mulyani, S. (2022). Adopsi teknologi keuangan digital, kualitas pelaporan keuangan
UMKM, dan akses kredit perbankan. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 25(2), 155–172.
IAI. (2018). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Ikatan
Akuntan Indonesia.
Kurniawan, T., & Dewi, P. (2022). Kompetensi analis kredit BPR dan aksesibilitas kredit UMKM
berbasis hubungan. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 26(1), 44–61.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Noor, J. (2021). Metodologi penelitian: Skripsi, tesis, disertasi, dan karya ilmiah. Kencana Prenada
Media Group.
Nugraha, A., & Lestari, R. (2021). Persepsi pemilik UMKM terhadap laporan keuangan dan
implikasinya terhadap akses pembiayaan formal. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 21(2), 99–116.
OJK. (2023). Statistik Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur Tahun 2023. Otoritas Jasa Keuangan.
Permatasari, I., & Santoso, A. (2023). Aplikasi akuntansi digital UMKM, kualitas pencatatan keuangan,
dan peluang akses kredit BPR. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis, 10(2), 66–83.
Pratiwi, D., & Handoko, B. (2023). Ekosistem kelembagaan pendukung UMKM dan moderasinya
terhadap akses kredit BPR di Jawa Timur. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 21(1), 78–95.
Puspitasari, E., & Firmansyah, R. (2022). Program pelatihan akuntansi, kesiapan laporan keuangan
UMKM, dan keberhasilan pengajuan kredit BPR. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 10(2),
133–150.
Rahmadani, F., & Setiawan, H. (2023). Paradoks implementasi SAK EMKM: Antara simplifikasi
normatif dan kompleksitas persepsional bagi UMKM mikro. Media Riset Akuntansi, Auditing &
Informasi, 23(1), 110–127.
Rahmawati, S., & Kurniasari, W. (2022). Literasi akuntansi pemilik UMKM dan kemampuan
penyusunan laporan keuangan sesuai SAK EMKM. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 14(2), 55–72.
Santoso, B., & Maharani, D. (2023). Infrastruktur pencatatan keuangan UMKM di Jawa Timur:
Tipologi, hambatan, dan implikasi bagi akses kredit BPR. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 25(1),
33–50.
Setiabudi, A., & Rahayu, P. (2021). Relationship banking, fleksibilitas persyaratan kredit BPR, dan
aksesibilitas pembiayaan UMKM. Jurnal Keuangan dan Perbankan Indonesia, 18(1), 67–84.
Sofa, D. M., Djatu, P. F. P., & Surbakti, M. A. (2024). Analisis Penyusunan Laporan Keuangan
Berdasarkan SAK EMKM di Lumbung Rejeki Malang. Ecopreneur.12, 7(1), 53–60.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Suryani, T., & Wahyudi, S. (2022). Kualitas informasi laporan keuangan berbasis SAK EMKM dan
analisis kelayakan kredit BPR. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(2), 122–139.
Umami, N. A., & Cania, R. (2022). Penerapan SAK EMKM dalam Penyusunan Laporan Keuangan
pada UMKM Super Sedap di Kabupaten Sukabumi. Co-Management, 4(3), 784–791.
Widiastuti, H., & Prasetyo, B. (2021). Latar belakang pendidikan pemilik UMKM, kemampuan
pelaporan keuangan, dan probabilitas persetujuan kredit BPR. Jurnal Dinamika Akuntansi, 13(1),
44–61.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JURASIMA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






