Ketika komunikasi Berantakan, Usaha Terancam: Studi kasus pada Rental PlayStation ABC
DOI:
https://doi.org/10.33478/jurasima.v3i3.25Keywords:
Koordinasi Kerja, ego , komunikasi, kepemimpinanAbstract
Koordinasi kerja memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas operasional usaha jasa, terutama pada usaha berskala kecil yang sangat bergantung pada kerja tim dalam satu waktu kerja. Namun, koordinasi sering kali tidak berjalan efektif akibat faktor internal seperti dominasi ego, komunikasi yang tidak terbuka, serta lemahnya peran kepemimpinan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana buruknya koordinasi kerja dapat mengancam keberlangsungan usaha jasa, dengan mengambil studi kasus pada Rental PlayStation ABC di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terstruktur terhadap tiga karyawan dari bagian kasir, runner, dan dapur serta satu orang manager. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi kerja yang berantakan dipicu oleh kecenderungan mempertahankan ego pribadi, perbedaan cara menyampaikan informasi, serta kurangnya kejelasan peran dan pengawasan kerja. Kondisi tersebut berdampak pada ketidakseimbangan beban kerja, munculnya konflik antarbagian, menurunnya kualitas pelayanan, dan meningkatnya risiko gangguan operasional. Penelitian ini menegaskan bahwa tanpa pengelolaan koordinasi yang baik, usaha jasa berpotensi mengalami penurunan kinerja secara berkelanjutan.
References
Arisandi, K., & Sofa, D. M. (2025). Penerapan Stock Opname sebagai Instrumen Pengendalian Internal dalam Manajemen Persediaan Usaha Dagang Sektor Pertanian. Praktek Kerja Lapang Akuntansi, 1(2), 97–104.
Djatu, P. F. P., Sofa, D. M., & Surbakti, M. A. (2025). Analisis Penutupan Usaha, Studi pada Markas Kopi Sleman. Balance: Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 4(1), 78–88.
Herawati, W., & Sari, D. N. I. P. (n.d.). Pengaruh Faktor – Faktor Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Divisi Sumber Daya Manusia PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. 126–147.
Kamayanti, A. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif Akuntansi: Pengantar Religiositas Keilmuan (Edisi Revisi) (A. D. Mulawarman (ed.)). Penerbit Peneleh.
Rahmah, A. N., Nasution, F. S. M., Salsabila, N. A., Nafisah, S., & Abdillah, T. K. (2024). Sosialisasi Membentuk Konsep Diri untuk Pengasuhan yang Positif pada Anak di Era Digital. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 1(1), 19–27. https://doi.org/10.62759/jpim.v1i1.48
Sofa, D. M., & Susilowati, E. (2021). Kecurangan Akademik Dalam Perspektif Teori Fraud Diamond. Relasi : Jurnal Ekonomi, 17(2), 281–293. https://doi.org/10.31967/relasi.v17i2.487
Sofa, D. M., Syahputeri, N. R. F., Tasya, A. P., & Robita, D. (2025). Religiusitas Vs. Academic Fraud: Peran Dishonest Behavior Pada Mahasiswa Akuntansi. NEMR: Nusantara Entrepreneurship and Management Review, 3(1), 19–28.
Sofa, D. M., & Wicaksono, A. (2025). Akuntansi Digital: Meningkatkan Efisiensi, Akurasi Laporan Keuangan, dan Pengambilan Keputusan. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha, 5(1), 101–114. https://doi.org/10.32477/jrabi.v5i1.
Sugiono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alphabeta.
Wahyudi, A., Febriyanti, F., MP, M., Saepudin, & H.P, C. A. (2025). Engagement Karyawan Generasi Z (Strategi Untuk Meningkatkan Produktivitas). 3(2), 123–134.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURASIMA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






